Siapa yang akan memimpin tim peneliti PAIR?

Memperkenalkan tim Senior Fellow Australia-Indonesia Centre, yang akan menjadi peneliti utama dari keseluruhan tim peneliti PAIR. Masing-masing dari mereka merupakan perwakilan dari 11 universitas mitra kami.

 

Dr Christrijogo Sumartono

Universitas Airlangga

Dr Christriojogo Sumartono adalah seorang dosen dan ahli anestesi di Departemen Anestesiologi dan Reanimasi Universitas Airlangga. Beliau memperoleh gelar master dalam bidang Anestesiologi dan gelar PhD dari Universitas Airlangga.

Dr Christriojogo juga merupakan kepala dari Yayasan Ksatria Medika Airlangga yang bekerja dalam bidang bantuan kemanusiaan untuk bencana alam, salah satunya adalah bantuan kemanusiaan pada gempa bumi di Palu, Sulawesi Tengah pada tahun 2018. Bidang keahliannya meliputi anestesi regional, manajemen bencana, traumatologi, bedah ortopedi dan bedah saraf.

 

Profesor Siti Malkhamah

Universitas Gadjah Mada

Profesor Siti Malkhamah adalah seorang Guru Besar di bidang Teknik Sipil yang saat ini menjabat sebagai Dekan Sekolah Pascasarjana di Universitas Gadjah Mada (UGM). Beliau menyandang gelar Master dan Doktor dalam Teknik dan Perencanaan Transportasi dari Leeds University.

Sebelumnya, Profesor Siti Malkhamah memegang jabatan sebagai Wakil Direktur Program Pascasarjana yang mengkoordinir semua program magister dan doktor di Fakultas Teknik UGM. Beliau juga membantu Kementerian Perhubungan dalam pengembangan sumber daya manusia di dalam lingkup kementerian, termasuk di antaranya menjalin kerja sama dengan lembaga internasional. Fokus penelitiannya meliputi sistem dan teknik transportasi, keselamatan, jalur kereta api, serta perencanaan dan manajemen transportasi.

 

Dr Sudirman Nasir

Universitas Hasanuddin

Dr Nasir merupakan dosen dan peneliti senior di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Makassar. Beliau memperoleh gelar Sarjana Kedokteran dari Universitas Hasanudin, dan gelar Master dan Doktor dari Universitas Melbourne.

Dr Nasir telah melakukan penelitian tentang berbagai isu yang berkaitan dengan penggunaan narkoba dan penyakit HIV-AIDS di Indonesia. Beliau telah terlibat dalam program pencegahan HIV dan obat-obatan terlarang di Indonesia sejak pertengahan tahun 1990-an. Beliau juga menjabat sebagai Wakil Ketua Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) dan merupakan anggota Eisenhower Global di tahun 2019. Selain itu, Dr. Nasir terlibat dalam Konsorsium REACHOUT yang berfokus untuk meneliti pekerja kesehatan masyarakat. Beliau juga memimpin proyek yang didanai AIC untuk meneliti keberlanjutan dan profitabilitas pertanian berbasis kakao di Sulawesi.

 

Dr Reni Suwarso

Universitas Indonesia

Reni Suwarso telah menjadi staf pengajar di Departemen Ilmu Politik, Universitas Indonesia (UI) Jakarta sejak 1992. Saat ini beliau menjabat sebagai kepala Klaster Riset Demokrasi dan Kewarganegaraan UI (2019-2020) dan kepala Klaster Riset Air Perkotaan UI yang bertanggung jawab atas isu Tata Kelola Air (2017-2020). Beliau memperoleh gelar sarjananya di Universitas Indonesia dan menyelesaikan pendidikan masternya di Universitas Sydney dimana beliau menerbitkan tulisan “Indonesia di bawah Pemerintahan Wahid: Demokrasi Konsultatif?”.

Selain itu, Reni Suwarso juga merupakan direktur dari Institut Demokrasi, Pertahanan dan Isu Strategis. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Direktur Pusat Pemilihan dan Partai Politik UI (2014-2018). Untuk tesis doktoralnya di Universitas Victoria di Melbourne, beliau mengerjakan sebuah proyek yang disebut “Demokrasi Indonesia: Dampak Sistem Pemilihan pada Partai Politik, 1955-2009”.

 

A/Professor Wolfram Dressler

The University of Melbourne

A/Professor Wolfram Dressler adalah dosen di Fakultas Geografi di University of Melbourne. Dia melakukan penelitian etnografis yang meneliti bagaimana proses ekonomi politik regional membentuk akses dan penggunaan sumber daya, pertukaran hubungan, dan perubahan lingkungan di berbagai tingkatan masyarakat di Asia Tenggara.

Sejak 1999, Dressler telah memeriksa asal-usul historis dan konsekuensi kontemporer dari perubahan praktik konservasi pada mata pencaharian dan lanskap pedesaan masyarakat yang bergantung pada sumber daya di kawasan Asia Tenggara, khususnya Filipina. Melalui kerangka ini, beliau secara kritis memeriksa penyebaran, dampak, dan hasil neoliberalisme pada praktik konservasi, mata pencaharian masyarakat, dan topografi.

 

Profesor Andreas Ernst

Monash University

Profesor Andreas Ernst memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun dalam pengembangan model optimasi dan simulasi untuk membantu bisnis dalam pengambilan keputusan strategis dan operasional.

Beliau adalah Direktur MAXIMA, Akademi Monash untuk Aplikasi Matematika dan Interdisiplin. Minat penelitiannya berfokus pada penjadwalan dan optimasi aplikasi industri skala besar, termasuk algoritma optimasi kombinatorial berkinerja tinggi, matematika paralel dan optimasi jaringan. Proyek penelitian Profesor Andreas sebelumnya mencakup optimasi rantai pasok batubara, penjadwalan kendaraan rekreasi (motorhome), penjadwalan kereta, rostering, dan penelitian dalam algoritma lokasi hub.

 

Profesor Nunung Nuryartono

Institut Pertanian Bogor

Dr Nunung Nuryartono merupakan Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen di Institut Pertanian Bogor dan Sekretaris Profesor Sri Adiningsih, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (Wantimpres). Beliau memperoleh gelar Magister dari Institut Pertanian Bogor dan PhD dari Universitas Goettingen di Jerman.

Beliau juga telah ditunjuk untuk menjadi Dewan Penelitian Nasional periode 2019-2022. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Direktur Pusat Internasional untuk Keuangan dan Ekonomi Terapan di Institut Pertanian Bogor dan kepala program pascasarjana Ekonomi. Bidang keahliannya meliputi ekonomi pembangunan, keuangan mikro, dan kebijakan publik.

 

Dr Scott Waldron

The University of Queensland

Scott memliki gelar di bidang bisnis internasional dan studi Asia, dan gelar PhD di bidang ekonomi pertanian. Di Universitas Queensland, beliau telah melakukan 25 proyek pengembangan pertanian di wilayah Cina, Asia Tenggara dan Asia Pasifik.

Beliau telah bekerja di berbagai sistem pertanian dan kebanyakan pada ternak ruminansia. Perannya dalam proyek tersebut adalah untuk meningkatkan pendapatan pertanian, fungsi rantai nilai, pengaturan kebijakan dan hasil pembangunan pedesaan. Bidang minat Scott meliputi metodologi penelitian pertanian – manajemen pertanian, analisis rantai nilai, analisis kebijakan, penelitian aksi dan partisipatif – dan pengembangan pertanian internasional – pengembangan makro dalam demografi, pasokan makanan, dan pembangunan manusia; pengembangan mikro dalam intensifikasi pertanian, komersialisasi, dan perubahan teknologi.

 

Dr Wilmar Salim

Institut Teknologi Bandung

Dr Wilmar Salim merupakan kepala Pusat Penelitian Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah dan Dosen Senior di Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota di Institut Teknologi Bandung. Beliau memperoleh gelar Magister Pengembangan Wilayah dari Universitas Queensland, dan PhD di bidang Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Hawaii.

Bidang keahliannya meliputi pembangunan berkelanjutan, pemerintahan lokal, perencanaan wilayah dan kota, analisis kemiskinan dan pengembangan kapasitas.

 

Profesor Nyoman Pujawan

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Profesor Nyoman Pujawan merupakan Profesor Teknik Rantai Pasokan di Institut Teknologi Sepuluh November, dan juga merupakan Presiden Aliansi Pendidikan Rantai Pasokan Internasional (ISCEA) dan Institut Rantai Pasokan dan Logistik Indonesia (ISLI). Beliau memegang gelar Master Teknik Industri dari Asian Institute of Technology, dan PhD di bidang Ilmu Manajemen dari Universitas Lancaster.

Bidang keahliannya meliputi: manajemen rantai pasokan, manufaktur, logistik, manajemen inventaris, dan manajemen pembelian.

 

Profesor Anu Rammohan

The University of Western Australia

Profesor Anu Rammohan merupakan Guru Besar bidang Ekonomi dan Dekan Internasional untuk Fakultas Seni, Bisnis, Hukum dan Pendidikan di Universitas Australia Barat.

Fokus penelitiannya adalah pemahaman mengenai faktor-faktor sosial ekonomi di tingkat rumah tangga yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan anak, isu-isu gender dan ketahanan pangan di Asia Selatan dan Asia Tenggara, khususnya di India, Indonesia, dan yang terkini di Myanmar. Bidang keahliannya meliputi ekonomi pembangunan, kesehatan ibu dan anak, ketahanan pangan, migrasi, dan gender.

 

Diterjemahkan oleh Fadhilah Trya Wulandari.