Siaran Pers: Tim Senior Fellow bergabung di SulSel pertama kali, untuk Loka Karya PAIR #2

Program penelitian baru akan mengeksplorasi peluang bagi masyarakat lokal di sepanjang jalur kereta api Makassar-Parepare 

Pada hari Senin, 18 November 2019, Gubernur Sulawesi Selatan Profesor Dr Nurdin Abdullah meluncurkan Program Kemitraan untuk Penelitian Australia-Indonesia (PAIR) di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar.

Unduh siaran pers ini sebagai PDF

Program PAIR adalah inisiatif dari Australia-Indonesia Centre (AIC) yang didukung oleh Pemerintah Australia dan Indonesia, menyatukan total 51 peneliti dari 11 universitas terkemuka dari kedua negara – tujuh dari Indonesia dan empat dari Australia – untuk berkolaborasi dalam proyek penelitian pembangunan jalur kereta api di Sulawesi Selatan.

Selama empat tahun ke depan, para peneliti akan menjelajahi wilayah pantai barat Sulawesi Selatan, di mana jalur kereta baru sepanjang 145 kilometer akan segera menghubungkan lima kota dan kabupaten: Makassar, Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Barru dan Parepare.

“Berdasarkan pengalaman, pembangunan infrastruktur berbasis konektivitas tidak selalu bermanfaat bagi masyarakat lokal jika tidak berfokus pada manusia (people-centric) – disertai upaya membuatnya terjangkau dan mudah diakses”, ujar Dr Eugene Sebastian, Direktur AIC.

“Masyarakat,” jelasnya, “kemungkinan tidak akan mendapatkan keuntungan jika mereka tidak memiliki cukup pengetahuan, sumber daya dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mencari pekerjaan atau memulai usaha baru”, kata Dr Eugene Sebastian.

11 Senior Fellow yang akan memimpin penelitian ini akan melakukan pertemuan secara intensif selama satu minggu dengan para pemangku kepentingan dari pemerintah, bisnis, akademisi dan kelompok masyarakat untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang Sulawesi Selatan dan dampak serta peluang yang diharapkan dari pembangunan jalur kereta api.

“Saya percaya bahwa universitas dapat menjadi laboratorium bagi pemerintah, dan juga untuk bisnis dan industri,” sebut Profesor Dr Nurdin Abdullah, Gubernur Sulawesi Selatan, menyambut misi PAIR untuk mendukung kebijakan berbasis bukti seputar pembangunan jalur kereta api di Sulawesi Selatan.

“Kita tidak dapat hidup dengan hanya mengandalkan keahlian kita sendiri. Kita harus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan kebijakan di wilayah, provinsi, bahkan negara lain”

Konsul Jenderal Australia di Makassar, Richard Mathews, percaya bahwa “PAIR dapat membantu menstimulasi peningkatan kualitas para peneliti dan analis di berbagai wilayah, khususnya Makassar, untuk berkontribusi pada pembangunan Indonesia timur.”

Program penelitian ini akan dimulai pada tahun 2020.

Narahubung Media

Nana Saleh
PAIR Research Coordinator

+62 8218 1309 307
nana.saleh@australiaindonesiacentre.org

Baca tentang Loka Karya PAIR #1 di Melbourne